Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Maret 2011

1.066 Ruang Kelas SD di Purworejo Rusak

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Kabupaten Purworejo mendata, sedikitnya 1.066 ruang kelas SD di wilayahnya mengalami kerusakan. Sebanyak 457 ruang kelas dilaporkan rusak berat, sedangkan 611 ruang lainnya mengalami rusak ringan.

Kerusakan dialami ruang kelas SD tersebut mengakibatkan sebagian sekolah tidak bisa memanfaatkannya untuk kegiatan belajar siswa. "Akibatnya, ada sekolah yang kekurangan ruang kelas," ujar Drs Bambang Aryawan MM, Kepala Dinas P & K Kabupaten Purworejo, Kamis (10/3).

Kerusakan tersebut memerlukan rehab. Menurutnya, kerusakan ruang kelas antara lain lantaran usia bangunan, kondisi alam, serta pelaksanaan rehab yang belum selesai. Kategori rusak berat antara lain jika ruang kelas sudah tidak memenuhi syarat untuk digunakan. Sekolah juga melaporkan kelas yang belum selesai direhab, untuk masuk menjadi kategori rusak ringan.

Menurutnya, perbaikan ruang kelas tersebut menjadi tanggungan pemerintah. Pemerintah pusat selalu mengucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) setiap tahun. "Penggunaannya antara lain untuk rehab ruang kelas," tegasnya.

Sementara itu, seorang guru SDN Baledono 3 Purworejo, Sumini mengatakan, kurangnya insfrastruktur ruang kelas mengakibatkan konsentrasi belajar siswa berkurang. "Ruang rusak, mengakibatkan sejumlah siswa harus belajar di teras. Akibatnya, mereka terganggu lingkungan luar," ucapnya.

Ia berharap pemerintah segera merealisasikan rehab ruang kelas di sekolahnya. "Jika mereka bisa belajar dalam kelas, siswa pasti bisa lebih baik dalam mengikuti pelajaran. Juga prestasi akan terdongkrak," terangnya.

SDN Baledono 3 Purworejo adalah salah satu sekolah di Kota Purworejo yang ruang kelasnya belum lengkap. Akibatnya, sejumlah siswa kelas II kerap mengikuti pelajaran di teras sekolah akibat seluruh ruangan telah penuh.

Sumber: KRjogja

Read More......

Selasa, 18 Januari 2011

Kejari Purworejo Segera Eksekusi Mantan Kadinas

Mantan Kepala Dinas (Kadinas) Pendidikan Kabupaten Purworejo Drs Sudarmo Subroto MM bakal segera dieksekusi, menyusul turunnya surat keputusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA).

“Surat putusan dari MA sudah turun dan kita sudah memanggil yang bersangkutan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purworejo Erwin Desman SH MH di komplek pendapa rumah dinas bupati Purworejo, Selasa (18/1).

Menurut Erwin, Sudarmo Subroto terjerat kasus korupsi buku ajar yang menggunakan dana APBD tahun 2004, saat yang bersangkutan menjabat sebagai Kadinas Pendidikan. “Putusan pengadilan sudah dikuatkan dengan putusan kasasi karena yang bersangkutan, selain mengajukan banding, juga mengajukan kasasi ke MA,” kata Erwin tanpa menyebutkan lamanya hukuman dari putusan MA. “Saya lupa, tapi yang jelas akan segera kita eksekusi,” imbuhnya.

Dikatakan pula, setelah putusan MA itu diterima, pihak Kejaksaan sudah dua kali melakukan pemanggilan melalui surat. Namun yang bersangkutan belum juga mengindahkan. “Sudarmo Subroto belum bersedia dieksekusi dengan menunjukkan surat keterangan kesehatannya terganggu,” katanya.

Namun demikian Pihak Kejaksaan lanjut Erwin Desman, akan melakukan pemanggilan satu kali lagi. “Dan jika tidak diindahkan akan kita jemput paksa,” tegasnya.

Sumber KRjogja

Read More......

Kamis, 06 Januari 2011

Hadapi UN 2011, Kepala Sekolah di Purworejo Bingung

Para kepala sekolah di Kabupaten Purworejo masih bingung untuk menghadapi ujian nasional (UN) tahun 2011. Mengingat waktu pelaksanaan yang sudah mepet, namun berbagai program, termasuk operasional standar (opstar) dan standar nilai kelulusan hingga kini belum dikirim ke daerah, bahkan juga belum ditetapkan.

“Mestinya berbagai program untuk melaksanaan UN itu sejak awal sudah didistribusikan ke daerah (sekolah-sekolah), termasuk nilai standar dan penentuan kelulusan,” ujar Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Purworejo, Bunadi dalam acara dialog reses anggota DPRD Purworejo Fraksi Partai Demokrat (PD) di Hotel Ganesha, Jumat (7/1).

Kebingungan pihak sekolah ini lanjut Bunadi, terkait pula dengan kesimpangsiuran berita di berbagai media, tentang program pelaksanaan UN yang ternyata hampir setiap hari berubah. Hal yang sama juga diungkapkan Kepala SMA Negeri 1 Purworejo Budiastuti.

“Sampai sekarang saya belum menerima berbagai acuan untuk penyelenggaraan UN. Termasuk penentuan kelulusan, apakah murni dari hasil mata pelajaran (Mapel) yang diujikan, atau komulasi dengan nilai ujian sekolah,” paparnya.

Dikatakan, wacana yang berkembang selama ini, masih mengacu tahun sebelumnya, yakni nilai UN murni sebagai penentu kelulusan. Tapi juga ada yang mengatakan akumulasi dengan ujian sekolah. “Bahkan ada pula yang mewacanakan gabungan dengan nilai raport semester sebelumnya. Mana yang benar, kami belum tahu. Padahal pelaksanaan UN sudah semakin dekat, dan tentunya pihak sekolah maupun calon peserta sudah harus menyiapkan diri sejak dini,” jelasnya.

Sumber:Krjogja

Read More......

Rabu, 15 Desember 2010

Diduga Aniaya Siswa, Guru Dilaporkan Polisi

Purworejo, CyberNews. Skt (54) seorang guru SD Negeri Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo dilaporkan ke polisi. Dia diduga menganiaya muridnya sendiri, Zakinatul Aswir Azis (10), putra semata wayang pasangan Ny Nasiroh (31) dan Muh Ngafip (36) warga Desa Wadas. Akibat penganiayaan itu, Azis mengeluh sering merasakan pusing di bagian kepalanya. Untuk melengkapi pengaduannya itu, Rabu (15/12), Azis divisum di RSUD Saras Husada Purworejo.

Ny Nasiroh (31) menjelaskan, sebelumnya anaknya yang masih kelas IV SD itu tidak mau mengaku. Hanya sering merasa pusing, dan kakinya lecet. Namun setelah rekan-rekan sekolahnya bercerita, baru diketahui anaknya telah diperlakukan tidak wajar oleh gurunya.

Peristiwa itu terjadi saat para murid beristirahat. Azis bersama rekannya bermain dan sebuah batu kerikil terlempar mengenai kaca sekolah. “Saat itu Pak Skt keluar dan mencekik Azis. Setelah itu kepalanya dibenturkan ke tembok dua kali dan ditendang,” ujar Fatimah (10) rekan sekelas Azis.

Atas kejadian itu menurut Ny Nasiroh, Azis sering mengalami pusing. “Waktu itu saya tanya tidak mau terus terang mungkin takut,” katanya seraya mengaku, pihaknya akan menuntut perkara ini diselesaikan melalui jalur hukum.

Sementara itu Skt saat akan dikonfirmasi di sekolah sedang tidak ada. Namun dari pihak sekolah melalui Kepala SD Wadas Sarowi Sarifudin, pihaknya akan memfasilitasi untuk klarifikasi dengan orang tua wali murid di kantor desa setempat.

Sumber:Suara Merdeka

Read More......

Senin, 13 Desember 2010

Pengembangan SMK Kelautan Menuju Revolusi Biru


Budaya bahari yang pernah dimiliki nenek moyang Bangsa Indonesia kini nampaknya mulai memudar di kalangan generasi muda. Padahal banyak budaya bahari di wilayah Indonesia yang bisa dikembangkan menjadi kekuatan Bangsa dan dapat dijadikan sebagai jati diri serta identitas individu.

“Semangat bahari perlu ditransformasikan kedalam tindakan dan kegiatan ekonomi melalui blue revolution dan diejawantahkan kedalam program minapolitan,” ujar Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg di hadapan para siswa SMK Negeri Kelautan Kabupaten Purworejo, dalam rangka memperingati hari Nuantara ke-11, Senin (13/12).

SMK yang berlokasi di Kecamatan Ngombol ini merupakan satu-satunya sekolah kelautan yang dimiliki Kabupaten Purworejo. Oleh karenanya, SMK ini terus dikembangkan dengan berbagai metode, sebagai modal usaha Pemkab Purworejo menuju revolusi biru.

Konsep revolusi biru menurut Mahsun Zain, merupakan perubahan mendasarkan cara berpikir dari daratan (continental base) ke kelautan (ocean base) dengan konsep pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan produksi kelautan dan perikanan melalui program minapolitan yang intensif, efisien, dan terintegrasi.

“Minapolitan itu sendiri merupakan konsep pembangunan kelautan dan perikanan berbasis wilayah dengan pendekatan system dan manajemen kawasan dengan perinsip integrasi, efisien, kualitas, dan akselerasi,” jelas Mahsun Zain.

Sumber:KRjogja

Read More......

About This Blog

Blog ini berisi kumpulan berita dari berbagai sumber.

Terutama yang berhubungan dengan Purworejo.

Semoga bisa membantu anda mengenal kota ini lebih dalam.

Terimakasih.

Berita Purworejo 2010 Presented By d-_-b

Back to TOP